Daerah

Ada Dugaan Rekayasa, Hasil Rekonstruksi, Ditemukn TKP Sesungguhnya Lokasi Tewasnya Karyawan PG Kebonagung Malang

  • Senin, 26 Juni 2023 | 09:35
(Kasatreskrim Polres Malang memberikan informasi pada wartawan terkait dugaan rekayasa, arief/koranmemo)

Malang, Lingkarwilis.com - Satreskrim Polres Malang sudah menggelar pra rekonstruksi kasus kecelakaan kerja dan perintangan penyelidikan di PG Kebonagung Kabupaten Malang yang disaksikan langsung oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur.
 
Hasilnya, ada dugaan rekayasa, sebab sejumlah fakta ditemukan dari 12 adegan yang direkonstruksikan dalam kasus kecelakaan kerja di PG Kebonagung, Kabupaten Malang tersebut.
 
Salah satu fakta yang terkuak yakni kesengajaan PG Kebonagung menutupi kecelakaan kerja yang menewaskan M Faruk (25), warga Pakisaji, Kabupaten Malang pada Senin (5/6/2023) lalu.

Baca Juga: Bupati Trenggalek Hadiri Grand Final Pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2023 di Kebumen, Instrinya Jadi Juri
 
Pertama, upaya perintangan saat petugas akan melakukan olah TKP pascakejadian. Polisi juga dikelabui dengan temuan bahwa lokasi kejadian awal yang didatangi petugas ternyata bukan TKP sesungguhnya.
 
"Kami sudah melakukan pra rekonstruksi. Dari langkah tersebut ada 12 adegan. Tadi juga bersama Disnakertrans Provinsi Jawa Timur dan didampingi pimpinan pabrik," kata Kasat Reskrim Polres Malang Iptu Wahyu Rizki Saputro kepada wartawan usai pra rekonstruksi, Senin (26/06).

Wahyu membeberkan pada adegan 1-3 berkaitan dengan petugas keamanan PG Kebonagung yang tidak mengizinkan penyidik Satreskrim Polres Malang masuk ke area pabrik untuk melakukan olah TKP.
 
"Dengan alasan menunggu izin dari pimpinan," kata Wahyu.

Baca Juga: Polres Nganjuk Gelar Lomba Lari dalam Rangka Menyambut Hari Bhayangkara ke-77, Ini Daftar Pemenangnya
 
Sementara adegan 4-5 berkaitan dengan perencanaan yang dilakukan di ruangan, diikuti oleh para manajer.
 
Sedangkan adegan berikutnya 5-10 adalah adegan di mana mengubah atau membuat rekayasa terkait dengan TKP.
 
Kemudian adegan ke-11 berkaitan dengan tempat olah TKP pertama, yang ternyata bukan TKP sesungguhnya. 

Baca Juga:  RSU Prasetya Husada Anggap Penanganan Pasien Bocah 6 Tahun yang Meninggal Dunia Sudah Sesuai Prosedur, Ini Kata Direkt

"Kemudian dari hasil pra rekonstruksi tersebut, akhirnya kami menemukan TKP yang sesungguhnya, berada di samping pada saat kami melakukan olah TKP pertama," ujar Wahyu.
 
Pra rekonstruksi digelar selama hampir lima jam itu juga mengungkap bahwa korban jatuh ke lantai dasar dari ketinggian sekitar 2,5 meter dan langsung masuk ke dalam mixer.
 
Menurut Wahyu, telah menemukan hasil yang cukup jelas dari pra rekonstruksi terkait kasus kecelakaan kerja di PG Kebonagung yang telah digelar.
 
"Dari situ, kami sudah mendapatkan hasil cukup jelas terkait peristiwa itu, terkait laka kerja di pabrik gula Kebonagung," tuturnya.***
 
Reporter : Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin

Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

Berita Lainnya