Hiburan

Makam Bung Karno, Tempat Bersejarah Sekaligus Wisata Keluarga Di Blitar

  • Senin, 13 Februari 2023 | 20:25
Makam Bung Karno (Facebook / Yulianti Djojosoeputro)



LINGKARWILIS.COM - 
Makam Bung Karno adalah sebuah makam yang menjadi tempat dimana Soekarno beristirahat sejak tahun 1970-an. Makam ini berada di Blitar, salah satu kota yang berada di Wilayah Jawa Timur.

Makam ini dibangun pada tahun 1977 dan merupakan salah satu tempat paling penting bagi masyarakat Indonesia, bahkan dunia. Makam Bung Karno terletak di kompleks seluas 1,8 hektar dan menjadi tempat paling bersejarah di Blitar.

Makam ini dibangun dengan menghormati keinginan Soekarno untuk beristirahat di tempat yang damai dan tenang. Hal ini ditunjukkan dengan adanya patung Soekarno yang berada di area makam ini.

Baca juga : Cocok Untuk Habiskan Waktu Liburan, Inilah Wisata Keluarga Di Blitar Yang Ramah Anak

Patung Soekarno di Makam Bung Karno dibuat oleh Dunadi, seorang seniman terkenal di Indonesia. Patung ini dibuat persis menyerupai bentuk dan wujud Preisiden Pertama Indonesia Ir. Soekarno saat ia masih hidup.

Patung Soekarno berdiri di atas kursi kayu dan mengenakan pakaian kesukaan Bung Karno. Patung itu memiliki ukuran sekitar 7,8 meter dan menggambarkan karakteristik Soekarno sebagai seorang pemimpin dan pembela kemerdekaan.

Baca juga : Kampung Coklat, Tempat Edukasi Dan Wisata Keluarga Di Blitar


Selain patung Soekarno, makam ini juga dilengkapi dengan sebuah museum yang bernama Museum Soekarno. Museum ini berisi berbagai macam koleksi pribadi Soekarno seperti pakaian, sepatu, dan berbagai jenis hadiah yang diterimanya.

Museum ini memiliki sejumlah ruangan yang menceritakan kisah hidup serta pengabdian Soekarno sebagai pemimpin dan pembela kemerdekaan Indonesia. Selain museum, makam ini juga dilengkapi dengan sebuah monumen yang berbentuk perisai.

Baca juga : Rekomendasi Tempat Wisata Keluarga Di Blitar


Tempat wisata ini memiliki nilai sejarah yang cukup kuat tentang sosok proklamator Indonesia, Ir. Soekarno.

Mengutip dari situs Intisari, Menurut wasiatnya, Ir. Soekarno seharusnya tidak dimakamkan di Kebun Raya Bogor. Hal itu karena adanya Peraturan Presiden No. 44 Tahun 1970 tentang pemakaman Presiden Soekarno, dan Presiden Soekarno memilih tempat di Kota Blitar.

Keputusan tersebut terkait dengan fakta bahwa orang tua Soekarno juga dimakamkan di kota tersebut. Sejarawan LIPI Asvi Warman Adam menyebut keputusan itu karena naluri politik Soekarno. Letak makam Bung Karno di Kota Blitar menjauhkan sosok karismatik ini dari ibu kota.

Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

Berita Lainnya